sejarah dan perkembangan iOS

Pasti udah banyak sobat yang tau dan bahkan udah gunain sistem operasi ini. iOS merupakan sistem operasi mobile device (perangkat bergerak) yang dikembangkan oleh Apple dan hanya terdapat pada produk-produk yang diciptakan oleh Apple. Pada awalnya, iOS dikenal dengan nama OS iPhone. Sesuai namanya, OS iPhone hanya digunakan untuk iPhone. Tetapi setelah bulan Juni 2010, OS iPhone berganti nama menjadi iOS dan kini, iOS telah digunakan untuk perangkat Apple lainnya seperti iPad, iPoud Touch dan Apple TV.

Interface (antarmuka) iOS berupa gerakan multitouch (multisentuh) yang meliputi gerakan jari seperti geser, sentuh, jepit dan jepit buka. Elemen kontrol interfacenya meliputi slider, switch dan button (tombol). Akselerometer internal digunakan pada sejumlah aplikasi agar melakukan respon terhadap pengguncangan alat dan memutar dalam tiga dimensi.

iOS diturunkan dari OS X yang memiliki fondasi Darwin. karena itu, iOS merupakan sistem operasi Unix. Dapat dikatakan bahwa iOS adalah versi bergerak dari sistem operasi OS X yang dipakai di komputer-komputer Apple. iOS memiliki empat lapisan abstraksi, yaitu Core OS, Core Services, Cocoa Touch dan Media. Versi terbaru sistem operasi ini (iOS 6.0) menyisihkan memori sekitar 1-1,5 GB untuk partisi sistem dengan 800 MB partisi untuk iOS-nya saja.


Oke, mari kita simak perjalanan sejarah perkembangan iOS.

Versi 1
Pada tahun 2007, Steve Jobs meluncurkan iPhone. Ia menyatakan perangkat iPhone menggunakan versi OS X. Awalnya ponsel ini tidak terbuka untuk pengembang pihak ketiga hingga sembilan bulan sejak diluncurkan, yaitu saat Apple merilis iPhone SDK yang membuat ponsel ini terbuka untuk pengembang pihak ketiga. iPhone 2G menjalankan iOS versi 1.0 dengan aplikasi standar dari Apple dan iTunes versi 1.1.


Versi 2
Terjadi perubahan besar pada versi ini, yaitu adanya dukungan untuk aplikasi pihak ketiga sebagai titik balik iPhone sebagai perangkat pasar masal. Meski SDK telah diumumkan pada September 2007 dan dirilis ke developer pada Maret 2008, namun masyarakat baru dapat merasakan kenikmatan App Store saat iPhone 3G diluncurkan pada Juli 2008. App Store merupakan salah satu perubahan pada iOS versi 2.0 dibanding versi sebelumnya.

Versi 3
Bersamaan dengan peluncuran iPhone 3GS, pada iOS 3.0 terdapat tambahan beberapa fitur, seperti dukungan MMS, network tethering, copy and paste dan kemampuan menggunakan keyboard dalam mode landscape, IMAP, memo suara, aplikasi kompas, shake to shuffle dan push notification


Versi 4
Tahun 2010, iOS 4 memberikan kemampuan untuk multitasking terbatas, menangguhkan tindakan yang tidak perlu di background untuk penghematan baterai dan memungkinkan pengguna untuk melakukan hal lain. Perubahan besar pada versi ini adalah kemampuan untuk beralih data selular on dan off, penambahan dukungan zoom saat mengambil foto, mengubah ukuran foto saat mengirim, jumlah karakter untuk SMS dan pencarian SMS dan dukungan untuk passcode.


Versi 5
iOS versi 5 memiliki iMessage dan fitur baru untuk kamera, yaitu selain ada tombol hardware untuk mengambil foto, dapat juga menggunakan tombol 'up' volume untuk mengambil foto dan menggunakan tombol volume pada handsfree. Terdapat juga sistem notifikasi baru, pesan baru atau pemberitahuan lain yang akan muncul di bagian atas layar device


Versi 6

Pada September 2012, Apple memberikan pengguna perangkat iOS 200 fitur lebih dengan merilis 6.0.

Yang paling banyak diperbincangkan dari sini adalah aplikasi Map yang benar-benar baru. Apple juga membawa integrasi yang lebih dalam lagi ke aplikasi Facebook, Passbook dan fungsionalitas Siri yang baru serta dukungan koneksi LTE.

Versi 7

iOS 7 dikenalkan baru-baru ini, yaitu pada 10 Juni 2013. iOS 7 dikatakan sebagai “perubahan besar pada iOS sejak dikenalkannya iPhone,”  menurut Tim Cook.

Yang paling radikal dari iOS 7 ialah desain baru untuk perangkat iPhone. Antarmuka-nya terlihat lebih segar. Dan Control Panel baru memungkinkan untuk swipe pengaturan penting dari semua aplikasi.

Dengan iOS 7, Apple meningkatkan multitasking dengan mengenalkan pengalaman aplikasi yang lebih intuitif. OS akan mengenali aplikasi yang banyak digunakan untuk peningkatan background processing. Selebihnya, iOS akan meng-update secara otomatis aplikasi yang telah Anda beli.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar